Indonesia Ferry Jamin Penurunan Tarif Penyeberangan Tidak Akan Kurangi Kualitas Pelayanan
16.01.2009

Jakarta, PT. Indonesia Ferry (Persero) sosialisasikan penurunan tarif angkutan penyeberangan lintas antar propinsi rata – rata 3,2 persen yang mulai ditetapkan Kamis, 16 Januari 2008 pukul 18.00 WIB. Penurunan ini berlaku di 11 pelabuhan pada enam lintasan, yaitu Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Bajoe’-Kolaka, Muntok (Tanjung Kelian), dan Sape-Labuhan Bajo. Sebelumnya, pada 23 Desember 2008 lalu, PT. Indonesia Ferry (Persero) juga telah menurunkan tarif angkutan penyeberangan pada enam lintasan utama tersebut rata-rata 3,32 persen.

Setelah ada penurunan, maka tarif tiket terpadu penumpang ekonomi dewasa pada 11 pelabuhan tersebut menjadi Rp. 10.000 di Merak/Bakauheni, Rp 5.700 di Ketapang/Gilimanuk, Rp 31.000 di Padangbai/Lembar, Rp 53.000 di Bajoe’/ Kolaka, Rp 40.000 di Sape/Labuhan Bajo, dan Rp 38.500 di Muntok (Tanjung Kelian).

Direktur Utama PT. Indonesia Ferry (Persero) Bambang Soerjanto mengatakan, penurunan tarif ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No: KM 2 Tahun 2009 yang dikeluarkan pasca pengumuman penurunan harga BBM oleh pemerintah pada 12 Januari 2009 lalu. "Selain itu, penurunan tarif juga dalam rangka menjamin kelancaran pelayanan angkutan penyeberangan sekaligus pengembangan usaha penyediaan jasa angkutan penyeberangan, " kata Bambang Soerjanto di Jakarta, Jumat (16/1).

Menurut Bambang Soerjanto, dalam penurunan tarif angkutan penyeberangan ini pihak PT. Indonesia Ferry (Persero) hanya berperan selaku operator karena wewenang untuk menurunkan atau menaikkan tarif ada pada Pemerintah.“Untuk tarif angkutan lintas antar propinsi wewenangnya ada pada Menteri Perhubungan, sementara untuk tarif penyeberangan dalam satu propinsi wewenangnya ada pada Gubernur masing-masing, “ ujar Bambang Soerjanto

Bambang menegaskan, adanya keputusan penurunan tarif dari pemerintah tersebut tidak akan akan menurunkan kualitas pelayanan PT. Indonesia Ferry (Persero) kepada semua pengguna jasa penyeberangan. “Dengan transformasi bisnis yang dilakukan oleh PT. Indonesia Ferry sejak tahun 2008, maka pelayanan kepada pengguna jasa kami selalu menjadi yang utama, sehingga penurunan tarif ini dipastikan tidak menurunkan pelayanan kami, bahkan kami akan terus meningkatkan pelayanan yang sudah ada, “  tegas Bambang.

Berikut rincian tarif baru angkutan penyeberangan yang ditetapkan PT. Indonesia Ferry (Persero) berdasarkan Keputusan Direksi No: 05/OP.404/IF-2009 tanggal 15 Januari 2009.

JENIS TIKET TERPADU JENIS ANGKUTAN Lintasan Penyeberangan
Merak- Bakauheni Ketapang- Gilimanuk

Padangbai -Lembar

Bajoe'- Kolaka Sape- Labuhan Bajo Muntok (Tanjung Kelian)

Penumpang

Dewasa

 

10.000

5.700

31.000

53.000

40.000

38.500

Anak - anak

 

6.000

4.200

19.000

35.000

25.000

25.000

Kendaraan

Gol I

Sepeda

17.000

7.500

44.000

76.000

60.000

59.000

Gol II

Sepeda Motor

28.000

14.000

86.000

142.000

103.000

106.000

Gol III

Kend. Roda 3

67.000

27.000

195.000

303.000

-

-

Gol IV (Penumpang)

Mobil / Sedan

198.000

94.000

555.000

965.000

702.000

698.000

Gol IV (Barang)

Pick Up

173.000

87.500

518.000

895.000

630.000

629.000

Gol V (Penumpang)

Bis Sedang

374.000

180.000

1.082.000

1.890.000

1.372.000

1.361.000

Gol V (Barang)

Truck Sedang

308.000

142.000

1.082.000

1.531.000

1.114.000

1.113.000

Gol VI (Penumpang)

Bis Besar

623.000

289.000

874.000

3.122.000

2.313.000

2.297.000

Gol VI (Barang)

Truck Besar

445.000

208.000

1.834.000

2.320.000

1.828.000

1.760.000

Gol VII

Tronton

682.000

351.000

1.440.000

3.311.000

2.299.000

2.392.000

Gol VIII

Trailer / Alat Berat

1.006.500

510.000

2.763.000

4.155.000

292.600

3.382.000

 Seluruh tarif dalam mata uang Rupiah

 SIARAN PERS Corporate Secretary / PT. Indonesia Ferry