ASDP Melakukan Penyesuaian Tarif
25.06.2013

Jakarta, 25 Juni 2013 – Dengan adanya kenaikan harga BBM, tariff angkutan umum juga mengalami kenaikan. Besaran kenaikan tersebut disesuaikan dengan kenaikan harga BBM. Tidak terkecuali jasa angkutan penyeberangan yang dikelola oleh PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero). Kenaikan tariff tersebut akan berimbas kepada 12 lintasan komersial antar proponsi.
 
“Akibat kenaikan BBM sebesar 15.12%, berimbas pula pada biaya operasional yang dikeluarkan oleh PT.  ASDP Indonesia Ferry (Persero) karena 30% dari biaya operasional itu adalah BBM. Oleh karena itu kami juga harus menyesuaikan kenaikan BBM tersebut dengan tarif baru jasa angkutan penyeberangan.” ujar Christine Hutabarat, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
 
Untuk tarif baru jasa angkutan penyeberangan ASDP terjadi kenaikan tariff terpadu sebesar 14.25% karena biaya pelabuhan tidak mengalami kenaikan. Kenaikan tarif baru ini mulai diberlakukan pada hari Selasa, 25 Juni 2013 tepat pukul 00.00 WIB. “Kenaikan tariff angkutan ini merata untuk semua golongan jasa dan berlaku untuk jasa penyeberangan di seluruh Indonesia.” lanjutnya.
 
Penyesuaian tarif baru jasa angkutan penyeberangan ini berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 63 tanggal 24 Juni 2013 tentang tarif angkutan penyeberangan lintasan antar provinsi dan juga berdasarkan keputusan Direksi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nomor : KD.142/OP.404/ASDP-2013 tentang tariff tiket terpadu antar provinsi pada pelabuhan penyeberangan di lingkungan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero).
 
Corporate Secretary