ASDP Cabang Ketapang Bangun Dermaga Baru
05.10.2012

 

Banyuwangi, Oktober 2012 – Tingginya kebutuhan penyeberangan di lintasan Ketapang – Gilimanuk yang menghubungkan Jawa dan Bali mengakibatkan jalur penyeberangan di lintasan tersebut semakin ramai. Tentunya kondisi ini perlu disikapi dengan adanya penambahan infrastruktur pelabuhan dan armada yang memadai.
 
Atas dasar tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) didukung oleh Pemerintah Daerah setempat berencana untuk membangun Dermaga baru di pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk. Pembangunan fasilitas publik tersebut untuk mengurai kepadatan jadwal penyeberangan kapal ke Gilimanuk, Bali. Seperti dijelaskan Manager Operasional PT ASDP Ketapang Saharudin Kotto, bahwa tahap awal pembangunan Dermaga tersebut telah dimulai sejak beberapa bulan lalu. “Keputusan pembangunan dermaga baru ini didasarkan pada kebutuhan yang sangat meningkat. Tidak ada keseimbangan antara supply dan demand, “ jelas Saharudin.
 
Terdapat 38 unit kapal yang beroperasi di pelabuhan Ketapang sementara jumlah dermaga yang ada hanya empat dermaga (termasuk dermaga plengsengan).  Jika kapasitas dermaga tidak sesuai maka aktivitas bongkar muat akan memerlukan waktu lama, dan ini akan memicu adanya antrian di pelabuhan.
 
Selain jumlah dermaga yang akan ditambah, ASDP Ketapang juga akan melakukan penambahan areal parkir kendaraan. Areal parkir kendaraan ini juga merupakan kebutuhan yang perlu segera ditindaklanjuti. Pasalnya, jumlah kendaraan yang menyeberang semakin meningkat, seringkali pelabuhan tidak mampu menampung sehingga berakibat kemacetan di lingkungan sekitar pelabuhan. “Areal pelabuhan yang luas sangat membantu kelancaran arus kendaraan. Apalagi posisi pelabuhan Ketapang berada di tengah lalu lintas jalan raya yang ramai sehingga jangan sampai hal ini mengganggu pengguja jalan raya,” tegas Saharudin.
@Corporate Secretary